You are here:
Interior Design Bar
Interior Design Bar
Bangun Rumah di Bintaro
Bangun Rumah di Bintaro
Interior Design R Tidur
Interior Design R Tidur
Kontraktor Rumah Citra Grand
Kontraktor Rumah Citra Grand
Interior Design R. Keluarga
Interior Design R. Keluarga

Rumah Menghadap Barat dari sudut Kontraktor Rumah

E-mail Print PDF

 

The house from the corner of West Facing House Contractor

Satu kekurangan rumah yang menghadap barat adalah mendapat serangan sinar matahari antara pukul 12.00—14.00. Panas dari sinar matahari ini akan disimpan oleh dinding depan rumah, dan dilepaskan beberapa saat kemudian. Sampai beberapa jam kemudian, dinding biasanya masih terasa hangat, baik dipegang dari luar rumah maupun dari dalam rumah. Karena itu tidak heran bila pada malam hari, ruang di balik dinding depan ini akan terasa panas. Bagaimana kalau ruang di belakang dinding depan ini adalah ruang keluarga, yang justru “dihuni” pada malam hari dan membutuhkan kenyamanan tingkat tinggi?

A shortage of houses facing west is under attack sunlight between the hours of 12.00-14.00. Heat from sunlight is stored by the front wall of the house, and released some time later. Until a few hours later, the walls are still warm, both held from outside the home or from inside the house. Because it is not surprising that at night, behind the front wall it will feel hot. What if the space behind the front wall is the family room, which was "occupied" at night and requires a high level of comfort?

Willing Ardian (40)—arsitek alumni UKI Jakarta—yang memiliki rumah yang menghadap barat, memilih untuk mengolah fasad rumahnya. Cara yang ditempuh sangat menarik. Menurut Willing, cara yang paling baik untuk menghindari matahari sore adalah dengan dinding masif; semakin tebal semakin baik. Tapi tentunya, rumah yang fasadnya dipenuhi dinding masif akan terlihat tidak menyerupai rumah dan juga tidak indah. Karena itu Willing mengakalinya dengan cara membagi-bagi fasad menjadi beberapa bagian, dan memberikan perlakukan tersendiri pada setiap bagian. Dari segi bahan, Willing juga banyak menggunakan bahan-bahan alami seperti batu dan kayu.

Willing Ardian (40), architect UKI Jakarta, alumni who have a house facing west, chose to cultivate his house facade. Way in which very interesting. According to Willing, the best way to avoid the afternoon sun is a solid wall; getting thicker, the better. But of course, the house was filled with solid wall fasadnya will look nothing like the house and also not beautiful. Therefore Willing outsmart a way to divide the facade into several parts, and provide a separate treatment of each section. In terms of materials, Willing, too much use of natural materials like stone and wood.

Dinding Kamar Mandi

Bila mengacu pada foto tampak depan, dinding yang ada di bagian atas kiri adalah dinding kamar mandi. Dinding itu diolah dengan diberi pelapis batu paras jogja warna putih. Batu dipasang dengan cara khusus, ada yang timbul dan ada yang tidak. Bila lampu sorot dihidupkan, akan terbentuk pola bayangan yang dramatis; pada siang hari terbentuk bayangan ke arah bawah, dan pada malam hari terlihat bayangan ke atas.

Bathroom Walls

When referring to the photograph look ahead, the existing wall at the top left is the bathroom wall. The wall was treated with a given coating jogja sandstone and white colors. Stone placed in a special way, there is arising, and some do not. When the spotlight is turned on, will form a dramatic shadow patterns; in the afternoon shadows formed downward, and at night looking into the shadows.

Dinding Kamar Tidur

Ruang lain yang ada di balik dinding depan ini adalah kamar tidur. Tentu tidak mungkin menerapkan dinding masif pada bidang kamar tidur ini. Karena itu Willing tetap menggunakan kaca pada bidang yang menghadap jalan utama. Tetapi untuk sedikit mengontrol sinar matahari, digunakan sistem layer. Di depan kaca ini diberi pelapis kisi-kisi kayu dengan pola horizontal. Dengan cara ini, panas matahari tidak membanjiri kamar tidur, tapi cahayanya tetap dapat menerobos dari sela-sela kisi.

Bedroom Walls

Another space that lies behind this facade is the bedroom. Of course not possible to apply on the solid wall of this bedroom. Willing therefore still use the glass on the field facing the main road. But for a little sun control, use the layer system. In front of the glass coating was given a wooden lattice with a horizontal pattern. In this way, the hot sun is not flooding the bedroom, but the light still be filtered through the lattice.

Aksen di Tengah

Untuk aksen, di bagian tengah dinding depan dilapisi batu india slate. Batu ini ditempel pada sebuah bidang memanjang dari lantai 1 sampai lantai 2. Batu bertekstur dengan warna campuran kuning, abu-abu terang, dan abu-abu gelap ini memberikan sentuhan alami pada rumah ini.

Accents in the Middle

For the accent, in the middle of the front wall was covered slate stone india. Stone was placed on an area extending from the 1st floor to 2nd floor. Textured stone with mixed colors of yellow, light gray and dark gray provides a natural touch to this house.

Pintu Disembunyikan

Satu masalah lagi kalau rumah menghadap barat, teras menjadi panas, dan pintu utama juga terserang sinar matahari siang sampai sore. Padahal, harusnya teras agak teduh, karena fungsinya sebagai ruang peralihan antara ruang luar dan ruang dalam.

Hidden Door

One problem again when the house facing west, the patio gets hot, and the main door was also attacked by the sun all afternoon. Yet, should rather shady terrace, because its function as a transitional space between the exterior and interior space.

Di sini masalah itu diselesaikan dengan cara membuat teras yang sedikit menjorok ke dalam, menyerupai lorong. Dengan bentuk seperti ini, teras jadi adem, pintu utama pun bisa lebih awet karena tidak terpapar matahari terus-menerus. Anda membutuhkan kontraktor rumah / arsitektur rumah ? Contact Us

Here the problem is solved by making a small terrace in the bay, like a hallway. With form like this, so cool porch, the main door could last longer because it is not exposed to the sun constantly. You need a contractor's house / architectural home? Contact Us

 

Last Updated ( Saturday, 27 February 2010 06:25 )  

Fast Contact








Your Message


Furniture Ruangan Komputer
Furniture Ruangan Komputer

Furniture Ruang Mezanine
Furniture Ruang Mezanine

Furniture pada Restaurant
Furniture pada Restaurant

Furniture pada Bar
Furniture pada Bar

Furniture Area Tangga
Furniture Area Tangga


Our Address

PT DIMENSi GN

Jl Kalibata Raya No 11-12
Jakarta Selatan

021 3333 0003

0813 83222 994

 

Interior Design R. Kerja
Interior Design R. Kerja

Interior Design R. Keluarga
Interior Design R. Keluarga

Interior Design R Tidur
Interior Design R Tidur

Interior Design R Makan
Interior Design R Makan

Interior Design Bar
Interior Design Bar


Pondasi pada Konstruksi Rumah / Arsitektur Rumah
Memilih Besi Beton untuk Konstruksi Rumah / Arsitektur Rumah
Rumah Menghadap Barat dari sudut Kontraktor Rumah
Design Desain Bangunan Pada Rumah Tropis
Gaya Minimalis Pada Arsitektur Rumah / Design Rumah
Memaksimalkan Keterbatasan Lahan dalam Bangun Rumah / Arsitektur Rumah
Gaya Modern Pada Bangunan Rumah / Arsitektur Rumah
Material Alami Untuk Arsitektur Rumah / Bangun Rumah
Design Interior Pada Kamar Tidur
Arsitektur Rumah Sebagai Gerbang Marketing di Bisnis Properti
3 Jurus Bangun Rumah Minimalis Murah dengan Desain Rumah / Arsitektur Rumah Terjangkau
3 Jurus Bangun Rumah Minimalis Murah dengan Desain Rumah atau Arsitektur Rumah Terjangkau
Konstruksi Museum Jakarta Jejak Arsitektur Rumah / Bangunan Kolonial di Kota Batavia
Tips Membangun Rumah Minimalis dan Memilih Arsitektur Rumah / Desain Rumah